Thursday, February 25, 2016

Sejarah Tenis Lapangan


Sejarah Tenis Lapangan

Olahraga tenis termasuk olahraga yang sangat tua. Ada sebuah sumber/bukti sejarah suatu pahatan dinding di sebuah kuil di Mesir yang dibuat sekitar 1500 tahun sebelum Masehi yang menunjukkan representasi permainan tenis yang dilakukan pada saat upacara keagamaan. Kemudian, permainan tenis tersebut mulai meluas ke daratan Benua Eropa pada abad ke-8 Masehi. Namun, banyak ahli sejarah percaya bahwa permainan tenis berasal dari Perancis pada abad ke-12 Masehi. Permainan tersebut berkembang dan menjadi sangat populer di Prancis pada abad 16-18 Masehi. Permainan itu dimainkan oleh kalangan keluarga kerajaan dan bangsawan dengan nama Jeu de paumme atau olahraga kepalan tangan. Permainan selalu diawali dengan teriakan tenez yang berarti main. Kata tenez itu yang kemudian diadopsi menjadi tennis dan dipakai sebagai nama olahraga tersebut sampai sekarang. Permainan tersebut berkembang dan dikenal dengan istilah royal tennis atau real tennis.
Pada tahun 1873, seorang tentara Inggris, Mayor Walter Clopton Wingfield, merancang dan membuat hak paten untuk aturan serta peralatan permainan real tennis yang dimainkan di lapangan/halaman rumput (lawn) terbuka Permainan tersebut diberi nama Sphairistike yang berasal dari bahasa Yunani kuno yang artinya keterampilan pada permainan bola. Menurut sejumlah ahli sejarah olahraga tenis, terminologi permainan tenis modern saat ini berawal dari periode tersebut. Kemudian, permainan tenis mulai menyebar ke Amerika, Rusia, India, Kanada, dan Cina. Pada tahun 1877, pertandingan/kejuaraan tenis resmi pertama diadakan di Wimbledon, London. Pada  tahun 1896, tenis menjadi salah satu olahraga inti yang dipertandingkan dalam event Olimpiade modern. Tahun 1900, seorang mahasiswa Universitas Harvard, Dwight F. Davis, menyelenggarakan pertandingan tenis antara tim Amerika melawan tim Inggris Raya. Piala yang diperebutkan dalam pertandingan tersebut dinamai International Lawn Tennis Challenge Trophy, yang kemudian berubah nama menjadi Davis Cup sampai sekarang. Selama kurun waktu tahun 1881-1905, beberapa negara membentuk organisasi persatuan olahraga tenis, seperti Amerika, Perancis, dan Australia. Pada tahun 1913, dibentuklah sebuah badan organisasi persatuan olahraga tenis internasional yang diberi nama International Lawn Tennis Federation oleh 13 anggota yang terdiri dari 14 negara. Kemudian pada tahun 1924, International Lawn Tennis Federation menetapkan peraturan baku untuk permainan tenis. Akan tetapi, pada tahun itu pula, olahraga tenis keluar dari daftar olahraga Olimpiade karena masalah ketidak profesionalan organisasi.


Gambar 2.1. Turnamen Tenis di Lapangan Roland Garros – Perancis Tahun 1930
Sumber: http://www.driftwaycollection.com/history_3.html – 22 November 2005

Pada tahun 1963, turnamen tenis khusus wanita mulai dibentuk dengan nama Federation Cup (Fed Cup). Lima tahun kemudian, tahun 1968, empat turnamen tenis Grand Slam menjadi turnamen terbuka (open).Setelah itu, International Lawn Tennis Federation berubah nama menjadi International Tennis Federation (ITF) pada tahun 1977 sampai sekarang. Pada tahun 1984, tenis masuk kembali dalam daftar olahraga
Olimpiade. Pada tahun itu pula, dikembangkan permainan tenis di atas lapangan tanah liat (clay court) yang pertama kali diadakan di Swedia.

No comments:

Post a Comment